Produksi Padi Lampaui Target Nasional, Jombang Surplus 108 Ribu Ton Beras!

Gambar : Ir. Moch. Rony, MM. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang

Jombang, JejakJurnalis.co.id – Kabupaten Jombang mencatat capaian gemilang di sektor pertanian pada tahun pertama kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wakil Bupati Salmanudin. Luas Tambah Tanam (LTT) padi tahun 2025 berhasil menembus angka 86.701 hektar, melampaui target pemerintah pusat yang ditetapkan sebesar 81.251 hektar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Much Rony, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Berbagai program strategis seperti Optimasi Lahan, dukungan pupuk bersubsidi, hingga kebijakan Harga Pokok Pemerintah (HPP) gabah sebesar Rp6.500 per kilogram menjadi faktor pendorong utama peningkatan produksi.

Bacaan Lainnya

“Capaian ini tidak lepas dari kolaborasi yang solid antara petani dan pemerintah. Kebijakan yang tepat sasaran mampu meningkatkan semangat dan produktivitas petani,” ujar Rony, Rabu (25/2/2026).

Dampaknya, produksi beras Jombang mengalami surplus hingga 108.705 ton, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Angka ini semakin mengukuhkan posisi Jombang sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Timur bahkan tingkat nasional.

Tak hanya fokus pada produksi, Dinas Pertanian Jombang juga melakukan berbagai terobosan untuk modernisasi sektor pertanian. Sebanyak 17 Brigade Pangan dibentuk guna memperkuat pendampingan di lapangan. Selain itu, bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor roda empat, combine harvester, hingga drone pertanian turut difasilitasi guna meningkatkan efisiensi dan hasil panen.

Rony juga menegaskan pentingnya regenerasi petani melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, pertanian saat ini bukan lagi sektor tradisional, melainkan bidang modern yang memiliki prospek ekonomi menjanjikan.

“Anak muda harus mulai melihat pertanian sebagai peluang usaha yang modern dan menguntungkan,” tegasnya.

Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Jombang optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan produksi pangan di tahun-tahun mendatang. Dukungan berkelanjutan melalui bantuan sarana prasarana serta pelatihan pertanian modern diharapkan semakin memperkuat kesejahteraan petani dan menjadikan Jombang sebagai contoh pengelolaan pertanian yang efektif dan berdaya saing.(Red)

 

Editor : Ade

Loading

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *