Jombang, JejakJurnalis.co.id – Komisi B DPRD Kabupaten Jombang menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama manajemen PT BPR Bank Jombang (Perseroda) pada Rabu (11/2/2026) lalu. Agenda tersebut membahas evaluasi kinerja sekaligus pemaparan program kerja tahun 2026.
Dalam pertemuan itu, kinerja Bank Jombang mendapatkan apresiasi dari para anggota dewan. Mereka menilai BUMD tersebut mampu menunjukkan performa yang positif di tengah dinamika perekonomian saat ini.
Ketua Komisi B DPRD Jombang, Anas Burhani, menegaskan bahwa secara umum kinerja Bank Jombang sangat baik. Ia menyebut performa keuangan yang terus membaik dan inovasi produk perbankan yang dinilai sesuai kebutuhan masyarakat Jombang menjadi indikator utama keberhasilan BUMD tersebut.
“Untuk saat ini kinerja Bank Jombang sangat baik. Program-programnya juga cukup bagus. Ada berbagai inovasi untuk nasabah seperti tabungan emas dan lainnya,” ujar politisi PKB Jombang ini, Jumat (27/2/2026).
Menurut Anas, jajaran direksi Bank Jombang dinilai mampu membaca tren dan kebutuhan masyarakat masa kini. Ia menilai kondisi ekonomi saat ini membuat masyarakat lebih memilih instrumen yang lebih aman, seperti emas.
“Masyarakat sekarang lebih memilih menabung emas dibandingkan uang. Dalam situasi ekonomi seperti sekarang, emas dianggap lebih stabil,” kata wakil rakyat dari Dapil VI Jombang ini.
Bahkan, Anas menyebut Bank Jombang sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) dengan kinerja terbaik di Kabupaten Jombang.
“Untuk saat ini perumda yang ada di Jombang terbaik ya Bank Jombang,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT BPR Bank Jombang (Perseroda), Afandi Nugroho, memaparkan sejumlah rencana strategis tahun 2026 dalam RDP tersebut. Program-program unggulan seperti kredit SPPG, cicilan emas, dan tabungan emas akan terus dilanjutkan.
“Dalam RDP kali ini kami menyampaikan rencana kerja tahun 2026. Pertama, kredit SPPG masih berlanjut. Kedua, kami memiliki program cicilan emas dan tabungan emas,” urainya.
Afandi menilai produk berbasis emas memiliki prospek cerah seiring tren kenaikan harga emas. Ia juga menekankan pentingnya diversifikasi aset bagi masyarakat agar nilai ekonomi tidak tergerus.
“Harga emas saat ini sedang sangat bagus. Ke depan, masyarakat perlu memiliki instrumen yang lebih aman dan tidak tergerus nilai,” papar Afandi.
Afandi mengimbau masyarakat Jombang untuk menyimpan emasnya di Bank Jombang karena dinilai lebih aman dan praktis. Selain itu, pihaknya juga berkomitmen meningkatkan layanan melalui mobil banking guna menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.
“Kami juga memiliki layanan mobil banking untuk mempermudah nasabah, terutama yang jauh dari kantor layanan kami,” pungkasnya.(Red)
Editor : Ade






